Thursday, November 15, 2012

5 Distro Linux Terbaik [Recommended]

Banyak sekali distro-distro linux yang beredar di kalangan masyarakat, sehingga membuat kita bingung memilihnya. Tapi sekarang jangan bingung lagi, karena kami akan memberikan 5 distro terbaik dan sangat direkomendasikan untuk anda sesuai kebutuhan masing-masing.

1. Debian

Bagi anda yang ingin membuat server, debian merupakan pilihan yang baik. Debian dikenal dengan sebagai distro yang stabil dan mudah dalam mengkonfigurasikannya. Debian juga mempunyai banyak komunitas pengembangnya, itu merupakan suatu keuntungan buat kita bila memakai debian. Karena jika kita punya masalah, banyak info tentang debian di Internet. Selain itu, pengeluaran versi baru debian tidak tergesa-gesa seakan-akan dikejar oleh waktu, dan pengeluarannya pun melalui tahap-tahap pengujian.

2. Ubuntu

Ubuntu merupakan distro yang sangat populer di kalangan masyarakat indonesia ataupun mancanegara. Tampilannya yang familiar, membuat distro ini disukai oleh banyak orang. Ubuntu sangat baik digunakan untuk pekerjaan perkantoran, seperti mengetik laporan, perhitungan akutansi, dan lain sebagainya.

3. Backtrack

Mungkin sudah ada yang tahu untuk apa Backtrack itu, tapi tak sedikit pula yang tidak tahu apa itu Backtrack. Backtrack adalah distro yang secara khusus dibuat untuk keperluan penetration test atau mengetest keamanan jaringan. Para hacker sangan suka dengan distro yang satu ini. Karena tool-tool yang telah tersedia bisa dianggap lengkap. Jadi, bagi anda yang berkecimpung dalam dunia hacking atau network administrator bactrack merupakan pilihan yang tepat buat anda.

4. CentOS

CentOS merupakan distro turunan dari RedHat, menurut kabar CentOS dibuat oleh suatu komunitas yang tidak suka dengan RedHat yang berbayar. CentOS 100% kompatibel dengan pendahulunya RedHat, karena CentOS dibuat dengan menggunakan kode sumber dari RedHat. CentOS sangat baik digunakan untuk Server Enterprise.

5. BlankOn

Sebagai warga negara yang baik, maka kita juga harus mencintai produk dalam negeri salah satunya yaitu mencintai distro BlankOn. BlankOn merupakan distro hasil karya anak bangsa yang kode sumbernya menggunakan Ubuntu. Jadi, BlankOn ini sangatlah tepat dipergunakan untuk general purpose computer atau komputer yang digunakan secara umum. seperti mengetik, browsing, atau administrasi perkantoran.

Sejarah Linux dan Lambang Pinguin


Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.

Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.

Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice.

Linux dan Penguin Tux

Tak seperti produk komersial yang lain, Linux tidak memiliki suatu logo yang terlihat hebat, hanyalah sebuah burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang Penemu ) berlibur ke daerah selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan pendek yang secara tidak sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam selama berhari-hari. Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai penguin sebagai logonya dengan harapan user menjadi demam menggunakan sistem operasi yang beliau ciptakan ini.

TUX, nama seekor penguin yang menjadi logo maskot dari linux.TUX hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu developer merasakan Linux harus mempunyai logo trademark ( 1996 ), dan atas usulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang berarti Torvalds UniX. Lengkap sudah logo dari Linux, berupa penguin dengan nama TUX. Trademark ini segera didaftarkan untuk menghindari adanya pemalsuan. Linux terdaftar sebagai Program sistem operasi ( OS ).

Hingga sekarang logo Linux yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu hasil kerjasama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia.Tak seperti produk komersial yang lain, Linux tidak memiliki suatu logo yang terlihat hebat, hanyalah sebuah burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang Penemu ) berlibur ke daerah selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan pendek yang secara tidak sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam selama berhari-hari. Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai penguin sebagai logonya dengan harapan user menjadi demam menggunakan sistem operasi yang beliau ciptakan ini.

TUX, nama seekor penguin yang menjadi logo maskot dari linux.TUX hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu developer merasakan Linux harus mempunyai logo trademark ( 1996 ), dan atas usulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang berarti Torvalds UniX. Lengkap sudah logo dari Linux, berupa penguin dengan nama TUX. Trademark ini segera didaftarkan untuk menghindari adanya pemalsuan. Linux terdaftar sebagai Program sistem operasi ( OS ).

Hingga sekarang logo Linux yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu hasil kerjasama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia.